WhatsApp-Image-2026-10-01-at-13.29.09
Semarak Hari Batik Nasional: Kreativitas Penuh Warna Siswa Kelas 1 SDIT Ummu’l Quro Lewat Mading Pola Batik

DEPOK — Peringatan Hari Batik Nasional selalu menghadirkan nuansa yang istimewa di lingkungan sekolah. Di SDIT Ummu’l Quro Depok, perayaan tahun ini terasa semakin semarak berkat kreativitas yang ditampilkan oleh para siswa kelas 1. Di bawah bimbingan guru kelas, anak-anak usia dini ini mengikuti kegiatan pembuatan majalah dinding (mading) bertema batik, dengan menampilkan karya seni utama berupa hasil mewarnai pola batik Nusantara yang indah dan penuh warna.

Sejak pagi hari, suasana kelas tampak ceria dengan antusiasme para siswa. Kegiatan diawali dengan pengenalan singkat mengenai pentingnya melestarikan batik sebagai warisan budaya kebanggaan Indonesia. Setelah itu, kreativitas anak-anak langsung terpancar saat mereka mulai mewarnai lembar kerja bergambar aneka motif batik tradisional, mulai dari corak mega mendung hingga variasi garis geometris sederhana. Aktivitas ini dirancang tidak hanya untuk melatih koordinasi motorik halus dan ketelitian, tetapi juga menanamkan kepekaan estetik anak-anak dalam memadukan ragam warna cerah.

Setelah seluruh pola batik selesai diwarnai, momentum yang paling ditunggu pun tiba. Secara bergotong royong dan dibimbing oleh guru, para siswa dengan penuh semangat menempelkan hasil karya mewarnai mereka ke atas papan mading kelas. Gelak tawa dan rasa bangga tampak jelas dari wajah ceria mereka tatkala melihat deretan pola batik buatan tangan mereka sendiri terpampang rapi menghiasi dinding sudut ruang kelas.

Menanamkan kecintaan terhadap identitas budaya lokal memang paling efektif jika diajarkan melalui pendekatan seni yang menyenangkan. Dengan melibatkan siswa kelas 1 dalam proyek mading bertema mewarnai pola batik ini, sekolah berharap nilai-nilai kecintaan terhadap budaya bangsa dapat tumbuh mengakar kuat sejak dini seiring dengan perkembangan kreativitas mereka.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait